Sebelum kalian membuat suatu karangan, kalian harus menentukan topik dan tema dari karangan yang akan kalian buat. Topik dan tema bisa kita jadikan gagasan pokok karangan yang akan kita buat. Saat menulis karangan kalian harus mengetahui langkah-langkah untuk menyusun kerangka karangan. Berikut langkah-langkah yang dapat kalian coba dalam menyusun kerangka karangan :
* Menentukan topik karangan
Topik karangan adalah gagasan inti yang dijadikan landasan pengembangan karangan.
* Merumuskan tema
Tema adalah suatu perumusan dari topik yang akan dijadikan pembahasan dari tujuan yang akan dicapai melalui topik yang sudah dirumuskan.
* Menyusun kerangka karangan
Kerangka karangan adalah rencana kerja yang memuat garis-garis besar suatu karangan.* Mengembangkan kerangka karangan
Pengembangan karangan adalah memaparkan bukti yang mendukung dalam bentuk paragraf. Gagasan utama didukung kalimat penjelas. Dengan demikian, paragraf menjadi utuh dan informasinya lengkap. Pengembangan biasanya memerlukan sejumlah bukti yang mendukung gagasan menulis.
Sebelum kalian menyusun karangan, kalian harus mengetahui dan memerhatikan penggunaan ejaan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
1. Penggunaan huruf besar
Penggunaan huruf besar tidak pada semua awal kalimat. Penggunaan huruf besar telah diatur dalam EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Penggunaan huruf besar antara lain untuk nama orang, awal kalimat, organisasi, nama hari, nama bulan, judul buku, nama kitab, suku, nama geografi (pulau, selat, kota, negara, benua, sungai, dll).
Contoh: Nenek Mina bernama Firdayanti.
Setiap hari Sabtu, ayah memotong rumput di halaman.
Annisa berasal dari suku Jawa, sedangkan Ririn berasal dari suku Sunda.
Aku dari Pulau Bali.
Kemarin Adis membeli buku "Membaca dan Menulis".
Cat: Huruf besar tidak digunakan untuk menulis nama jenis meskipun menggunakan nama kota, pulau atau negara.
Contoh: Jira membeli apel malang.
Ibu tidak suka pisang ambon.
2. Penggunaan tanda titik (.)
Dalam karangan penggunaan tanda titik juga diperlukan. Penggunaan tanda titik (.) anatara lain:
Tanda titik digunakan pada akhir kalimat, singkatan, memisahkan angka jam, menit, dan detik.
Contoh: Via membeli laptop warna putih.
Ibu Rahmawati, S.Pd.
Chacha les melukis pukul 15.00 s.d. 17.00.
Pukul 08.32.06 kakekku pergi ke Mekah untuk naik haji.
Cat: * Tanda titik tidak digunakan untuk memisahkan angka ribuan atau kelipatan yang tidak menunjukkan suatu jumlah.
Contoh: Vivi lahir tahun 2001 di Cirebon.
* Tanda titik juga tidak digunakan di belakang alamat pengiriman atau nama dan alamat penerima surat.
Contoh: Kepada sahabatku Erna Fitri
Jalan Pahlawan 135
Jakarta
3. Penggunaan tanda koma (,)
Dalam karangan penggunaan tanda koma juga diperlukan. Penggunaan tanda koma (,) anatara lain:
Tanda koma digunakan untuk perincian, memisahkan tempat dan tanggal surat, dan memisahkan anak kalimat dan induk kalimat, jika anak kalimat mendahului induk kalimat.
Contoh: Adik membawa pensil, buku, dan tas.
Surabaya, 21 Oktober 2011.
Jadi semoga semua tulisan saya ini bisa berguna untuk anda. Dan jangan takut untuk berkarya!.
0 komentar:
Posting Komentar